Kala Senja
Ada satu waktu senja, dimana menjadi waktu yang mustajab untuk berdo'a. “Dalam 12 jam hari Jum’at ada satu waktu, jika seorang muslim meminta sesuatu kepada Allah Azza Wa Jalla pasti akan dikabulkan. Carilah waktu itu di waktu setelah ashar” (HR. Abu Daud, no.1048 dari sahabat Jabir bin Abdillah Radhiallahu’anhu. Dishahihkan Al Albani di Shahih Abi Daud)
Saat senja itu datang, ribuan do'a naik ke langit. Begitu pula do'a-do'aku yang tak lupa menyertakan namamu didalamnya.
Ah maaf, aku lancang menggunakan namamu dalam do'aku. Tapi tenang, do'aku isinya yang baik-baik kok. Tak pernah sedikitpun aku mengadukanmu padaNya, hanya meminta Allah mempermudah urusanmu sendiri dan urusanmu denganku.
Saat senja itu datang, ribuan hati sibuk berharap. Sibuk merasa yakin, demi do'a yang tak tertolak. Dan tidak ada yang lebih indah selain menyaksikan hati yang yakin dalam harap, hanya pada RabbNya.
Kalau waktu ramadhan, setiap harinya selalu penuh dengan rentetan do'a dan pinta. Langit penuh dengan warna, penuh dengan do'a.
Saat senja itu datang, hati tak hentinya mengucap dzikir. Seolah ingin menenggelamkan diri dalam kebahagiaan berdekatan dengan RabbNya. Berdua. Hanya aku dan Allah, begitu kira-kira.
Ingin berlama-lama dalam do'a. Ingin mengeluarkan semua keluh kesah duniawi padaNya.
Senja bersama Allah selalu menjadi senja paling indah. Senja dengan lantunan ayat cintaNya, senja dalam balutan dzikir, senja dengan warna-warni do'a.
Allah, jika esok masih ada senja untukku, maka aku ingin senja itu kuhabiskan bersamaMu. Bahkan senja besoknya dan seterusnya. Ingin rasanya selalu menghabiskan senja denganMu. Sebagaimana menghabiskan malam-malam panjang denganMu.
Bukankah, cinta itu juga karena terbiasa?
Bukankah orang yang sedang mencinta, ingin berlama-lama dengan yang dicinta?
Maka dari itu, Allah, jika aku belum mencintaiMu, biarkan aku menghabiskan fajar, senja dan malam panjang bersamaMu, siapa tau karena terbiasa denganMu, aku jadi mencintaiMu.
Dan jika aku telah mencintaiMu, aku ingin fajarku bersamaMu, senjaku dekat denganMu, malamku tak terpisah dariMu.
Ya, hanya aku denganMu.
Indramayu, 25 April 2020
Komentar